TAMIANG LAYANG – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 924/Uria Mapas resmi hadir di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, pada Maret 2026. Kehadiran satuan baru TNI Angkatan Darat ini diyakini akan memperkuat ketahanan wilayah, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menyampaikan apresiasi atas kehadiran batalyon tersebut.
“Kami merasa bangga dan senang karena kehadiran batalyon ini semakin melengkapi unsur pemerintahan di Kabupaten Barito Timur. Dengan hadirnya Yonif TP 924/Uria Mapas, kami berharap terjalin sinergisitas yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Nursulistio saat ditemu wartawan ini, Rabu (1/4/2026).
Saat ini, sebanyak 529 prajurit telah ditempatkan dari total rencana lebih dari seribu personel. Para prajurit tersebut memiliki beragam keahlian, mulai dari pertanian, perkebunan, pembangunan, hingga perikanan.
“Potensi ini sangat besar untuk disinergikan dan dimanfaatkan dalam menunjang program pembangunan di Barito Timur,” tambahnya.
Ia juga menekankan, pentingnya peran pemerintah daerah dalam merangkul dan memberdayakan para prajurit melalui program pembinaan yang selaras dengan kompetensi yang dimiliki.
Selain mendukung pembangunan, kehadiran Yonif TP 924/Uria Mapas juga mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Aktivitas para prajurit dinilai mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah penempatan.
“Secara ekonomi, kehadiran mereka sudah mulai terasa. Meskipun baru 529 personel, perputaran ekonomi di Barito Timur menunjukkan peningkatan,” jelas Nursulistio.
Ia menjelaskan, para prajurit dengan penghasilan yang dimiliki turut menggerakkan ekonomi lokal melalui belanja kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut. Hal ini ditandai dengan mulai bermunculannya warung-warung baru di sekitar markas batalyon di Longkang.
“Ke depan, kehadiran Yonif TP 924/Uria Mapas diharapkan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar, tidak hanya dalam aspek pembangunan dan ketahanan wilayah, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Timur,” demikian Nursulistio (wan/ab)

Tinggalkan Balasan