TAMIANG LAYANG – Sebanyak 98 dari 101 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Barito Timur mengikuti vaksinasi meningitis dan polio sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Barito Timur, Selasa (10/2/2026).

Vaksinasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Kemenhaj Barito Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, sekaligus menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi JCH sesuai ketentuan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa total JCH asal Barito Timur yang dijadwalkan berangkat tahun ini berjumlah 101 orang.

“Dari 101 jemaah yang terdaftar, sebanyak 98 orang telah mengikuti vaksinasi hari ini, sementara tiga lainnya belum hadir dan akan dijadwalkan ulang,” ujar Ahmad Fauzi.

Ia menegaskan bahwa vaksinasi meningitis dan polio merupakan syarat penting demi menjamin kesehatan dan keselamatan jemaah selama perjalanan maupun saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Vaksinasi ini wajib sebagai bentuk perlindungan kesehatan jemaah. Kami ingin memastikan seluruh JCH dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah di Tanah Suci,” jelasnya.

Ahmad Fauzi juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi fisik sejak dini hingga menjelang keberangkatan.

“Kesehatan adalah kunci kelancaran ibadah. Kami mengingatkan jemaah agar menjaga pola makan, istirahat cukup, dan rutin memeriksakan kesehatan,” katanya.

Selain itu, ia mendorong para JCH untuk terus memperdalam pemahaman terkait tata cara dan manasik haji agar dapat menjalankan ibadah secara mandiri.

“Dengan bekal ilmu dan kesehatan yang baik, kami berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrorah,” pungkasnya. (wan/ab)