BANJARBARU – Pertemuan akbar zuriat (keturunan) Datu H. Marais yang digelar di Komplek Guntung Harapan Mas, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai warisan leluhur di tengah generasi penerus, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Fitriatunnisa ini dihadiri perwakilan dari tujuh garis keturunan dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara dipandu oleh MC Ivan Borneo.
Ketua Zuriat Datu Marais, Harliansyah, menegaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang temu keluarga, tetapi juga sarana membangun kedekatan emosional antar zuriat yang selama ini tersebar di berbagai daerah.
“Silaturahmi akbar ini menjadi momentum penting untuk saling mengenal lebih dekat antar zuriat, sekaligus menjaga hubungan kekeluargaan agar tetap harmonis,” ujarnya.
Selain mempererat hubungan kekeluargaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum musyawarah untuk merumuskan program ke depan, termasuk pendataan silsilah keluarga serta pengembangan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ketua panitia pelaksana, Muhammad Rizali, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Dalam pelaksanaannya, digelar haul zama yang dipimpin Abdul Wahid, perwakilan zuriat Sulaiman Effendi, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syahid Yusuf dari zuriat H. Sulaiman Jazuli.
Menurut Rizali, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendoakan para leluhur sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam keluarga besar zuriat Datu H. Marais.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai religius dan penghormatan kepada para pendahulu,” tuturnya.
Acara berlangsung khidmat dan hangat, diisi dengan ramah tamah, diskusi keluarga, serta doa bersama yang diikuti seluruh peserta.
Melalui silaturahmi akbar ini, seluruh zuriat Datu H. Marais diharapkan terus menjaga persatuan, memperkuat nilai kekeluargaan, serta melestarikan warisan budaya dan sejarah yang telah diwariskan oleh para leluhur. (ali/ab)

Tinggalkan Balasan