TAMIANG LAYANG – Aparat gabungan di Kabupaten Barito Timur menggelar sosialisasi mudik sehat dan aman yang dirangkaikan dengan patroli skala besar, Sabtu (14/3/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, tiga orang terjaring positif narkoba setelah menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan kepada para sopir dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga 02.00 WIB ini dipimpin oleh Wakapolres Barito Timur dan melibatkan sejumlah instansi, yakni Polres Barito Timur, Yonif TP 924/Uria Mapas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD Damkar, serta Dinas Kesehatan.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.
Sosialisasi mudik aman dilaksanakan di depan Kantor Bupati Barito Timur. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pengendara dan calon pemudik agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan bagi sopir dan calon pemudik. Layanan ini bertujuan memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum menempuh perjalanan jauh.
Petugas juga melakukan pemeriksaan urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba. Dari total 43 orang yang menjalani pemeriksaan, tiga orang dinyatakan positif. Mereka terdiri dari dua sopir travel dan seorang penjual ayam. Ketiganya kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Barito Timur untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.
Usai sosialisasi, aparat gabungan melanjutkan patroli skala besar dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam, seperti kafe, karaoke, serta warung di kawasan Kilometer 42 Jalan Hauling Adaro.
Di lokasi tersebut, petugas kembali melakukan pemeriksaan urine secara acak terhadap 16 orang. Hasilnya, seluruh orang yang diperiksa dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Selama patroli, petugas juga menemukan sekelompok remaja dan pelajar SMP yang masih berkumpul hingga larut malam di sekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Nansarunai dan Stadion Patianom. Kepada para remaja tersebut, petugas memberikan pembinaan serta imbauan agar tidak berkeliaran hingga larut malam.
Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Aparat juga mengingatkan masyarakat yang akan bepergian untuk memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan, seperti memeriksa pintu dan jendela, memastikan kompor dan listrik dalam keadaan aman, serta memastikan aliran air tidak bermasalah.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memberitahukan kepada tetangga terdekat ketika meninggalkan rumah agar lingkungan sekitar dapat ikut membantu melakukan pengawasan. Aparat juga membuka layanan penitipan kendaraan di kantor Polsek terdekat selama masa mudik guna meningkatkan keamanan.
Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelo, mengatakan kegiatan sosialisasi dan patroli gabungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman.
Melalui kegiatan ini kita ingin mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan terus bersinergi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai anak-anak berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan. Jika tidak ada keperluan penting, sebaiknya tetap berada di rumah,” tutupnya. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan