TAMIANG LAYANG – Perwakilan Komisi XIII DPR RI melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kualitas pelayanan publik serta kondisi keamanan operasional di lingkungan rutan.
Sidak dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyasar sejumlah area strategis, antara lain blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), layanan kunjungan, dapur, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh layanan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, memberikan perhatian khusus terhadap kelayakan fasilitas hunian, kualitas layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi warga binaan.
Ia juga memberikan arahan dan motivasi kepada para WBP agar menjalani proses hukum dengan baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa mendatang.
“Kami ingin memastikan bahwa hak-hak warga binaan tetap terpenuhi dengan baik, termasuk aspek kesehatan, konsumsi, dan kelayakan tempat tinggal. Pembinaan yang optimal menjadi kunci agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Bias Layar di sela-sela kegiatan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke blok tahanan pria guna memastikan kondisi keseluruhan rutan. Selain itu, perhatian juga diberikan kepada petugas dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas dan ketertiban.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum kondisi di Rutan Tamiang Layang berada dalam keadaan tertib, aman, dan terkendali. Tidak ditemukan hal menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan maupun kualitas pelayanan.
Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menindaklanjuti setiap arahan dan masukan dari tim Komisi XIII DPR RI.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel,” tegas Agung.
Ke depan, Rutan Tamiang Layang akan terus melakukan pembenahan dan penguatan layanan, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia.
“Upaya ini diharapkan mampu mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” demikian Agung Novarianto. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan