TAMIANG LAYANG – Polsek Dusun Timur menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan di Mako Polsek Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jumat (12/6/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan jadwal pertandingan pukul 02.00 WIB tersebut digelar sebagai upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan nobar juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kegiatan nobar merupakan sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami mengundang seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dusun Timur, untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 di Mako Polsek Dusun Timur. Kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dan harmonis,” ujar IPDA Sulkhan Sururi

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan positif seperti nobar dapat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan hubungan yang baik, upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif akan semakin mudah diwujudkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan perhelatan Piala Dunia sebagai sarana perjudian yang bertentangan dengan hukum.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menikmati pertandingan dengan cara yang sehat dan positif. Jangan sampai euforia Piala Dunia dimanfaatkan untuk kegiatan perjudian yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta berpotensi menimbulkan masalah hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polri akan terus mengedukasi masyarakat agar olahraga dijadikan sebagai sarana hiburan, pemersatu, dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis. Selain itu, kami juga berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik selama berlangsungnya Piala Dunia 2026,” demikian IPDA Sulkhan Sururi.