TAMIANG LAYANG — Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, memimpin langsung kegiatan Penanaman Jagung Pakan Kuartal IV Tahun 2025 dengan sistem tumpang sari di lahan perkebunan PT Sawit Graha Manunggal (SGM), Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (12/12/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Polres Bartim terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan dan peningkatan produksi pertanian.
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Manajemen PT SGM, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Kabag SDM Polres Bartim beserta anggota, Kasatsamapta, Kasihumas, Kapolsek Dusun Timur, Camat Paju Epat, Kepala BPP dan PPL Kecamatan Paju Epat, Damang Adat Paju Epat, serta kelompok tani Desa Murutuwu. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi kuat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Lahan yang digunakan berada di area perkebunan PT SGM seluas kurang lebih 4 hektare, terbagi dalam tiga titik lokasi tanam. Seluruh area tersebut diproyeksikan untuk penanaman jagung pakan dengan metode tumpang sari, yakni memadukan tanaman jagung dengan tanaman perkebunan guna meningkatkan efisiensi lahan dan produktivitas.
Sebelum proses penanaman dimulai, Polres Bartim menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada kelompok tani setempat sebagai bentuk dukungan terhadap petani lokal. Setelah itu, penanaman bibit jagung dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Bartim bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan kelompok tani.
AKBP Eddy Santoso mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari program nasional ketahanan pangan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa Polres Barito Timur hadir dan berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian di daerah,” ujarnya.
Selain penanaman, Polres Bartim bersama berbagai stakeholder akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal dan sesuai target produksi.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam memajukan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Barito Timur,” demikian AKBP Eddy Santoso. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan