PELAIHARI – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, mendapat perhatian serius Polres Tanah Laut.
Untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan asap, Polres Tanah Laut menggelar bakti kesehatan bagi warga terdampak serta personel yang terlibat dalam penanganan karhutla, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap masyarakat di sekitar lokasi karhutla dan personel yang berada di lapangan.
Bakti kesehatan melibatkan personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Tanah Laut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dan Puskesmas Tambang Ulang.
Petugas melakukan pemeriksaan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai keluhan kesehatan yang mungkin muncul akibat paparan asap. Warga juga diberikan masker dan vitamin untuk membantu menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi.
“Penanganan karhutla tidak berhenti pada upaya pemadaman api. Kondisi kesehatan masyarakat dan personel yang berada di wilayah terdampak juga harus menjadi perhatian,” terang AKBP Ricky Boy Siallagan.
Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemadaman, hingga penanganan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
“Selain melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran, kami juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan personel yang berada di lapangan,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara dipenuhi asap. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar asap.
Bakti kesehatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Tanah Laut bersama instansi terkait dalam menangani dampak karhutla, khususnya memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta personel di wilayah terdampak. (slm/fhr/ab)

Tinggalkan Balasan