TAMIANG LAYANG – Supardi (55) ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertelungkup di atas jembatan titian di Desa Batuah, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Selasa (13/10/2026) malam. Pemeriksaan luar jenazah menemukan luka lecet pada bagian pipi dan dagu korban. Polsek Dusun Tengah kini menyelidiki peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kematian.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan awal, mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan saksi.
“Penyelidikan masih berlangsung. Kami mendalami keterangan saksi dan fakta yang ditemukan di lapangan untuk mengetahui secara jelas rangkaian peristiwa ini,” ujar AKP Eko.
Berdasarkan keterangan awal, korban berangkat dari rumahnya di Desa Tangkum sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari rumput pakan ternak di wilayah Desa Batuah. Namun, hingga pukul 19.00 WIB, korban belum kembali sehingga keluarga melakukan pencarian.
Sekitar pukul 20.00 WIB, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di atas jembatan titian. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan Polsek Dusun Tengah.
Dari pemeriksaan luar jenazah, petugas menemukan luka lecet pada bagian pipi dan dagu. Meski demikian, temuan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan penyebab kematian ataupun memastikan adanya tindak pidana.
“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian hanya berdasarkan temuan awal. Seluruh fakta, termasuk kondisi korban dan keterangan saksi, masih perlu didalami sesuai prosedur,” jelas AKP Eko.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit komplikasi dan diabetes. Informasi tersebut menjadi bagian dari bahan penyelidikan, tanpa mengesampingkan fakta lain yang ditemukan petugas.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang, antara lain pakaian korban, topi hitam, sepasang sandal jepit, bungkus dan puntung rokok, korek gas, sebilah sabit, sebotol air putih, serta uang tunai Rp1.057.000.
Saat ini, perkara masih dalam tahap penyelidikan. Polsek Dusun Tengah merencanakan gelar perkara untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan perkembangan fakta di lapangan.
Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengharapkan masyarakat tidak berspekulasi. Apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini, silakan sampaikan kepada kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan,” tutup AKP Eko. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan