TAMIANG LAYANG – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menindaklanjuti petunjuk teknis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Kunjungan dan Klinik Panyanware Rutan Kelas IIB Tamiang Layang tersebut menyasar pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan rutan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bidang pelayanan kesehatan.
Selain memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini berbagai penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Pelayanan kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dengan mengedepankan profesionalisme, kenyamanan, serta standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Jenis pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sejak dini sehingga faktor risiko penyakit dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pegawai, warga binaan, maupun masyarakat sekitar memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, produktif, dan humanis,” ujar Agung.
Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan berhasil menjangkau 49 peserta yang terdiri atas 13 pegawai, 31 warga binaan, dan lima orang masyarakat sekitar.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan kepada setiap peserta.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengatur waktu istirahat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Agung menegaskan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Rutan Kelas IIB Tamiang Layang terhadap kesehatan seluruh pihak, baik pegawai, warga binaan, maupun masyarakat sekitar.
“Kami berharap pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan ini dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat sekaligus mempererat hubungan antara rutan dan masyarakat,” ungkapnya.
Seluruh hasil pelaksanaan kegiatan selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bentuk akuntabilitas serta bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan