TAMIANG LAYANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Timur kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat dengan menggelar Bakti Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan bertema “Berbagi Kepedulian, Menebar Kebahagiaan” itu diwujudkan melalui penyaluran bingkisan bahan kebutuhan pokok kepada warga kurang mampu di sekitar kediaman pengurus PWI, yakni di Desa Matabu dan Desa Dorong.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Barito Timur, Agustinus Bole Malo, menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga panggilan moral untuk memperkuat solidaritas sosial dan toleransi antar-umat beragama di Barito Timur.

“Kami menggelar Bakti Ramadan ini sebagai bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat sekitar. Ramadan mengajarkan kami untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat kebersamaan,” tegas Agus.

Menurutnya, meski nilai bantuan yang diberikan tidak besar, semangat dan ketulusan di balik kegiatan tersebut menjadi pesan utama yang ingin disampaikan PWI kepada masyarakat.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bingkisan ini dapat membawa sukacita dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita selama menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Agus menekankan, kegiatan sosial ini juga menjadi wujud nyata bahwa insan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.

Ia menyebut, semangat toleransi sebagai fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat di Barito Timur yang majemuk.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian dan toleransi harus terus kita jaga bersama, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

PWI Barito Timur turut menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia dan Pemerintah Desa Matabu atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

“Terima kasih kepada PT Adaro Indonesia maupun Pemdes Matabu yang mendukung kami untuk berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar di bulan Ramadan ini,” ucap Agus.

Ia menambahkan, PWI Barito Timur menegaskan bahwa komitmen organisasi tidak berhenti pada fungsi jurnalistik semata.

“PWI ingin memastikan kehadirannya dirasakan secara nyata oleh masyarakat, melalui aksi sosial yang memberi manfaat langsung dan memperkuat ikatan kebersamaan,” tutup Agustinus Bole Malo. (wan/ab)