BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman menyerahkan sapi kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia kepada pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dan menjadi bagian dari program bantuan kemasyarakatan Presiden RI untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Subhan Nor Yaumil, jajaran Forkopimda, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Tahun ini, Masjid Raya Sabilal Muhtadin menerima total 37 ekor sapi kurban yang akan disembelih dan disalurkan kepada masyarakat. Hewan kurban tersebut berasal dari bantuan pemerintah, pejabat, donatur, hingga masyarakat umum.

Salah satu hewan kurban yang menjadi perhatian ialah sapi jenis Limousin bantuan Presiden RI dengan bobot mencapai 1,3 ton. Sapi tersebut merupakan bagian dari 15 ekor bantuan Presiden RI untuk Kalimantan Selatan yang didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar masyarakat terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong.

“Bapak Presiden berpesan agar kita terus membiasakan semangat berbagi, semangat kepedulian, dan semangat bergotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Muhidin.

Secara nasional, bantuan kemasyarakatan Presiden RI disalurkan kepada 552 penerima yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Suasana Iduladha di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin berlangsung khidmat dengan gema takbir yang menggema di area masjid. Ribuan jemaah memadati halaman masjid kebanggaan warga Banua tersebut.

Gubernur Muhidin hadir bersama istri Hj. Fathul Jannah, sementara Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri drg. Ellyana Trisya.

Sebelum meninjau lokasi penyembelihan hewan kurban, Muhidin mengajak masyarakat menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana meningkatkan keimanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

“Mudah-mudahan pada hari ini kita semua mendapatkan hidayah dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan kembali kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai dasar pelaksanaan ibadah kurban bagi umat Islam.

“Ketika Nabi Ibrahim AS mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, beliau menjalankan perintah tersebut dengan penuh keimanan. Namun karena ketulusan dan ketaatan mereka, Allah SWT kemudian menggantinya dengan seekor domba sebagai hewan kurban,” tutur Muhidin.

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya bermakna penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.

Melalui momentum Iduladha, Muhidin mengajak masyarakat untuk mempererat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan solidaritas sosial demi kebaikan bersama.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan kurban, baik dari unsur pemerintah, panitia, maupun masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik pemerintah pusat, panitia, maupun masyarakat yang telah memberikan dukungan terbaiknya,” pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan, jumlah kupon pembagian daging kurban diperkirakan mencapai sekitar 23 ribu lembar, sedangkan kebutuhan penerima manfaat tercatat sekitar 17 ribu kupon. (mr/ali/ab)