TAMIANG LAYANG – Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk menjauhi serta tidak mencoba praktik judi online yang semakin marak dan meresahkan.

Menurutnya, judi online merupakan salah satu bentuk kejahatan yang dapat merusak kehidupan individu maupun keharmonisan keluarga.

Ia menegaskan, bahwa praktik tersebut bukan solusi untuk memperbaiki kondisi ekonomi, melainkan justru berpotensi menjerumuskan pelakunya ke dalam berbagai permasalahan hukum dan sosial.

“Stop judi online karena merusak masa depan. Judi online bukan solusi. Sekali terjebak, kita akan sulit keluar dari lingkarannya,” ujar AKBP Eddy Santoso kepada wartawan ini, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, banyak orang awalnya hanya mencoba-coba. Namun tanpa disadari, kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi kecanduan yang sulit dihentikan.

“Awalnya hanya coba-coba, tetapi lama-kelamaan bisa kecanduan dan susah untuk berhenti,” ujarnya.

AKBP Eddy Santoso menuturkan, bahwa judi online berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang besar, bahkan dapat membawa seseorang pada kehancuran. Kerugian tersebut tidak hanya berupa hilangnya uang dan harta benda, tetapi juga dapat berdampak pada retaknya hubungan keluarga.

“Judi online dapat membuat seseorang kehilangan uang, harta benda, bahkan keluarga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, agar masyarakat tidak terlibat bermain, mempromosikan, ataupun mendukung segala bentuk aktivitas judi online.

Selain itu, Ia meminta warga untuk lebih waspada terhadap berbagai tawaran dan iklan judi online yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan.

“Jangan pernah memberikan data pribadi atau informasi keuangan kepada orang yang tidak dikenal,” imbaunya.

Melalui imbauan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak negatif judi online serta mampu melindungi diri dan keluarga dari ancaman tersebut.

AKBP Eddy Santoso menambahkan, Polres Barito Timur, akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan sosialisasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pilih kerja keras, bukan jalan pintas. Hentikan sekarang, lindungi diri dan keluarga,” demikian AKBP Eddy Santoso. (wan/ab)