TAMIANG LAYANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Timur, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat dukungan literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penambahan dan pembaruan koleksi buku bacaan di lingkungan rutan.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan ini diawali dengan pertemuan koordinasi bersama Kepala Subsi Pengelolaan, Sri Rahayu. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak secara tegas membahas rencana pembaruan koleksi buku agar lebih variatif, relevan, dan mampu memenuhi kebutuhan literasi warga binaan.
Sri Rahayu menegaskan bahwa penguatan fasilitas literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan di dalam rutan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, salah satunya melalui penyediaan bahan bacaan yang memadai. Literasi menjadi sarana penting agar warga binaan dapat menambah wawasan serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif,” ujarnya.
Selain pembaruan koleksi, koordinasi juga membahas jumlah buku yang akan dipinjam pakai oleh pihak rutan guna memperkaya ketersediaan bahan bacaan di perpustakaan WBP. Pembaruan dokumen perjanjian kerja sama turut menjadi perhatian utama untuk memastikan keberlanjutan serta legalitas program peminjaman buku antara kedua instansi.
Usai pertemuan, jajaran Disperpusip Kabupaten Barito Timur melakukan survei langsung terhadap koleksi buku yang tersedia serta meninjau kondisi ruang perpustakaan warga binaan.
Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Junaidi, yang menjelaskan sistem pengelolaan serta pemanfaatan fasilitas perpustakaan oleh para warga binaan.
Junaidi menegaskan, bahwa keberadaan perpustakaan di rutan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan.
“Perpustakaan bukan hanya fasilitas pelengkap, tetapi menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk meningkatkan pengetahuan, membangun pola pikir yang lebih baik, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, sinergi antara Rutan Tamiang Layang dan Disperpusip Kabupaten Barito Timur diharapkan semakin kuat dalam mendukung program pembinaan berbasis literasi.
“Ketersediaan buku bacaan yang lebih lengkap diyakini mampu meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, serta memberikan aktivitas yang bermanfaat bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan,” tutup Junaidi. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan