TAMIANG LAYANG – Dalam rangka memperkuat kepedulian sosial pada bulan suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalan raya utama depan Kantor Bupati Barito Timur dan menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam membangun kedekatan serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Aksi sosial ini merupakan implementasi langsung dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada program bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut menegaskan bahwa jajaran pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Agung Novarianto, didampingi para pejabat struktural, jajaran pegawai, serta peserta magang. Seluruh jajaran terlibat aktif membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa. Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Dalam keterangannya, Agung Novarianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan kontribusi nyata kepada lingkungan sekitar.
“Pembagian takjil ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai institusi negara. Rutan Kelas IIB Tamiang Layang harus hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, bahwa dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian akan terus dijalankan secara konsisten dan terukur.
“Kami memastikan setiap program yang telah dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diimplementasikan secara konkret. Kepedulian sosial adalah bagian dari integritas dan profesionalisme kami dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta menghadirkan institusi pemasyarakatan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kemanfaatan publik. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan