TAMIANG LAYANG – Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Barito Timur mengimbau masyarakat agar lebih proaktif melakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan pada tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Disnakan Kabupaten Barito Timur melalui Kepala Bidang Peternakan, Ratna Widyasari, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp, Selasa (20/1/2026).

Ratna Widyasari menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama sehingga Disnakan Barito Timur pada tahun 2026 hanya mampu menyediakan sekitar 1.000 dosis vaksin rabies. Selain itu, pihaknya juga tidak lagi melaksanakan program vaksinasi keliling atau door to door ke rumah warga.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, kami tidak bisa melakukan vaksinasi keliling seperti tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, masyarakat kami harapkan dapat secara mandiri membawa hewan peliharaannya ke fasilitas pelayanan yang telah disediakan,” ujar Ratna.

Ia menambahkan, pelayanan vaksinasi rabies dapat dilakukan di dua lokasi, yakni UPTD Puskeswan Tamiang Layang dan UPTD Puskeswan Ampah.

Lebih lanjut, Ratna menekankan pentingnya vaksinasi rabies, khususnya bagi hewan peliharaan yang baru didatangkan dari luar wilayah Kabupaten Barito Timur.

“Hewan yang baru masuk dari luar daerah memiliki risiko tinggi membawa rabies. Untuk itu, kami sangat mengharapkan agar hewan-hewan tersebut segera divaksin,” tegasnya.

Melalui upaya ini, Disnakan Kabupaten Barito Timur berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melakukan vaksinasi rabies dapat membantu mencegah penyebaran penyakit rabies serta melindungi kesehatan hewan dan manusia di wilayah Barito Timur. (wan/ab)