BANJARBARU – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melalui Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, atas dukungan biaya dan fasilitas pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) X Lambung Mangkurat di Banjarbaru.

Pembangunan markas tersebut berlokasi di kawasan Lapangan Tembak Makorem 101/Antasari, sekitar area Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada gubernur dan jajaran yang telah menginisiasi pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat. Kita ketahui bersama, ini adalah Kodam lama yang kembali dibangun,” ujar Muhammad Saleh Mustafa usai melakukan pemancangan tiang perdana (groundbreaking), Rabu (6/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Wakasad juga menyerahkan piagam penghargaan Kasad kepada Gubernur Kalsel H. Muhidin atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama 13 pemerintah kabupaten/kota terhadap pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat.

Gubernur H. Muhidin mengatakan sinergi antara Pemprov Kalsel dan jajaran TNI selama ini telah terjalin baik dan diharapkan semakin kuat dengan hadirnya Kodam X Lambung Mangkurat.

“Kami mendukung penuh keberadaan Kodam X Lambung Mangkurat. Semoga kehadirannya dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Banua,” kata Muhidin.

Ia menegaskan, kerja sama antara TNI dan pemerintah provinsi akan terus berjalan sebagaimana yang telah terbangun selama ini.

Pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat berdiri di atas lahan seluas sekitar 20 hektare dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, menyebut total anggaran pembangunan mencapai Rp280 miliar yang bersumber dari Kementerian Pertahanan, Pemerintah Provinsi Kalsel, serta partisipasi 13 pemerintah kabupaten/kota.

“Dukungan Pemprov Kalsel sebesar Rp90 miliar, pemerintah kabupaten/kota masing-masing Rp5 miliar, dan Kementerian Pertahanan Rp140 miliar. Bangunan nantinya memiliki enam lantai dengan fasilitas lengkap,” ujar Yasin.

Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan rampung pada 2027.

Prosesi pemancangan tiang perdana ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Gubernur Kalsel H. Muhidin, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Pembangunan Kodam X Lambung Mangkurat merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) TNI Angkatan Darat yang menargetkan setiap provinsi di Indonesia memiliki markas komando daerah militer sendiri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, anggota DPR RI dan DPD RI, pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov Kalsel, serta undangan lainnya. (sal/ali/ab)