TAMIANG LAYANG – Kebersihan kawasan pasar tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar lingkungan publik tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Semangat tersebut diwujudkan Polres Barito Timur (Bartim), Polda Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui kegiatan Green Policing di kawasan Pasar Temenggung Djayakarti, Tamiang Layang, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Quick Wins Kapolri, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektoral dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Kami ingin menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman,” tegas AKBP Iqbal.
Menurutnya, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang interaksi masyarakat. Karena itu, kebersihan kawasan pasar harus menjadi perhatian bersama agar aktivitas pedagang dan pengunjung dapat berlangsung dengan nyaman.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, mulai dari tempat kita beraktivitas sehari-hari. Jangan sampai kepedulian itu hanya muncul ketika ada kegiatan kerja bakti, tetapi harus menjadi kebiasaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Barito Timur, Asisten I Setda Barito Timur Ari Panan P. Lelu, para pejabat utama (PJU) Polres Bartim, para perwira, serta personel Polres Barito Timur. Keterlibatan unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus merawat fasilitas umum.
AKBP Iqbal menambahkan, semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi salah satu landasan dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan.
“Kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Polri juga harus hadir dalam kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” terangnya.
Ia menekankan, Green Policing diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau kerja bakti sesaat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Kita ingin kebersihan ini menjadi budaya bersama, bukan hanya karena ada kegiatan atau ada petugas yang mengawasi,” tegasnya.
Sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di kawasan Pasar Temenggung Djayakarti diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga ruang publik.
Polres Barito Timur pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kepedulian lingkungan, memperkuat kemitraan lintas sektoral, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (wan/ab)

Tinggalkan Balasan