MARABAHAN – Majelis bulanan Al Mubarak di Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), kembali menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memperdalam ilmu agama.
Kegiatan yang digelar pada Rabu malam (28/10/2026) tersebut diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan Habib Muhammad Hafidz bin Husein Bahasyim. Puluhan jamaah mengikuti kegiatan dengan khidmat hingga acara berlangsung.
Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Hafidz bin Husein Bahasyim membahas keutamaan orang-orang yang membaca surah empat, sebagaimana yang dibahas dalam kitab Izzatul Muttaqin.
Materi tersebut diharapkan tidak hanya menambah wawasan keagamaan jamaah, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan amalan dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, menyampaikan rasa syukurnya atas kembali terlaksananya majelis bulanan tersebut.
“Alhamdulillah, kita bisa kembali berkumpul dan bersilaturahmi di majelis ilmu ini dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan,” ujar Elly.
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan warga. Selain menjadi tempat menimba ilmu, majelis juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat di lingkungan desa.
“Majelis seperti ini bukan hanya untuk menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan masyarakat,” katanya.
Selain membahas kegiatan keagamaan, Elly turut menyampaikan perkembangan pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat Desa Belandean.
Ia menyebut, pada tahun 2026 terdapat sekitar 13 unit rumah tidak layak huni yang dapat dimanfaatkan warga melalui program Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kalimantan Selatan.
“Program ini tentu sangat membantu masyarakat. Kami berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat dan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Di tengah kondisi cuaca yang masih menjadi perhatian, Elly juga berharap hujan segera turun di wilayah Belandean. Harapan itu disampaikan menyusul kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah.
“Kami berharap hujan segera turun sehingga kondisi kembali membaik dan karhutla bisa segera berakhir. Semoga lingkungan kembali aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.
Pemerintah Desa Belandean berharap kegiatan keagamaan seperti Majelis Al Mubarak dapat terus berjalan secara rutin. Di sisi lain, pembangunan dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan terus memberikan dampak positif bagi warga.
Dengan terjaganya kebersamaan, kehidupan keagamaan yang semakin kuat, serta dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, Desa Belandean diharapkan terus berkembang menjadi lingkungan yang aman, religius, dan sejahtera. (slm/ab)

Tinggalkan Balasan